Kenali Situ Jakarta dan Sekitar (2009)

PHJ – Edisi 6: Kenali Situ Jakarta dan Sekitar (2009)

Jelajah Jakarta Hijau (2009)

PHJ – Edisi 5: Jelajah Jakarta (Naik Transportasi) Hijau (2009)

10 Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Diresmikan

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikan 10 ruang terbuka hijau (RTH), Selasa (9/02/2016). Acara yang bertempat di Taman Jagakarsa, Jl. H. Mahjur, Lenteng Agung-Jakarta Selatan ini, merupakan bagian dari Program #AyoKeTaman yang dicanangkan Dinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta sejak 4 Oktober 2015, dan sebagi wujud kepedulian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kebutuhan RTH bagi warga di ibu kota.

Dalam peresmian tersebut, Ahok menuturkan, Taman Jagakarsa memiliki keunikan tersendiri dengan lokasinya yang diapit pemukiman padat pada bagian utara, barat dan timur. “Pada bagian selatan berbatasan dengan Sungai Ciliwung sehingga Taman Jagakarsa berpotensi untuk menjadi waterfront garden. Dengan kontur yang beragam, slooping (menurun) ke Sungai Ciliwung, menimbulkan sensasi tersendiri pada saat berada di taman tersebut” tambah Ahok.

Taman Jagakarsa memiliki luas 5.981 m2 dan merupakan salah satu RTH yang baru selesai dibangun oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta akhir Desember 2015. “Taman Jagakarsa didesain dengan memperhatikan kontekstualitas sekitar, seperti Sungai Ciliwung dan pemukiman padat yang berbatasan langsung dengan taman” kata Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ir. Ratna Diah Kurniati, M.Si.

Ratna menambahkan, intervensi desain yang tetap menonjolkan kondisi natural menghasilkan taman dengan suara gemercik air Sungai Ciliwung, angin dari pohon-pohon rimbun sepanjang Sungai Ciliwung, serta kicauan burung yang hidup bebas di alam. “Pengunjung taman seolah berada di hutan yang jauh dari riuhnya ibukota.”

Sembilan taman baru lainnya yang diresmikan adalah:

1. Taman Cakung (Luas: 1.663 m2)

Lokasi: Jl. Raya Bekasi RT 010 RW 03 Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

2. Taman Kelapa (Luas: 1.626 m2)

Lokasi: Jl. Pondok Kelapa Raya (Palem Indah Raya) Kelurahan Pondok Kelapa Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

3. Taman Lebak Bulus (Luas: 3.249 m2)

Lokasi: Jl. Lebak Bulus III RT 017 RW 007 Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

4. Taman Maja (Luas: 4.714 m2)

Lokasi: Jl. Menteng RW 06 Kelurahan Lentang Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

5. Taman Zodia (Luas 4.663 m2)

Lokasi: Jl. Bina Warga, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

6. Taman PPA (Luas: 3.428 m2)

Lokasi: Jl. PPA Depsos I, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

7. Taman Sunter (Luas: 1.989 m2)

Lokasi: Jl. Danau Sunter Selatan RT 017 RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

8. Taman Tanjung 2 (Luas: 2.281 m2)

Lokasi: Jl. TB Simatupang, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

9. Taman Kalibaru (Luas: 511,81 m2)

Lokasi: Jl. Kalibaru Timur VI gang 14 RT 004 RW 09 Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat

 

Peresmian RTH dalam wujud taman diharapkan menjadi momentum penyebaran informasi keberadaan taman publik yang dikelola oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta yang sebagian besar belum dikenal luas melalui program #AyoKeTaman.

Selain sebagai sarana olahraga dan rekreasi, taman yang sudah dibangun diharapkan dapat berfungsi sebagai sumber resapan air, penghasil oksigen dan sarana edukasi tentang potensi keanekaragaman hayati yang berada di dalamnya bagi seluruh masyarakat DKI Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut masyarakat di lingkungan Taman Jagakarsa dan berbagai komunitas lingkungan. Sebut saja Biological Science Club (BScC)-Fakultas Biologi UNAS, Biological Bird Club “Ardea” Fakultas Biologi UNAS, Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI, Komunitas Hijau, Suar Art Space, IAI (Ikatan Arsitek Indonesia), Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI), dan IMASTA (Ikatan Mahasiswa Teknik Sipil Tarumanegara).

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Tentang Green Map Jakarta

Sejak tahun 2000 yang lalu, Marco Kusumawijaya membawa dan memperkenalkan Peta Hijau dan bersama teman-teman penggiat hijau di Jakarta mulai membuat Peta Hijau Jakarta (PHJ). Sejak itu, PHJ telah dan terus dibuat dengan berbagai tema—PHJ Edisi 1: Kemang (2001), Edisi 2: Kebayoran Baru (2002), Edisi 3: Menteng (2003), Edisi 4: Kota Tua (2005), Edisi 5: Jelajah Jakarta (Naik Transportasi) Hijau (2009), Edisi 6: Kenali Situ Jakarta dan Sekitar (2009), dan Edisi 7: 100 Lokasi Hijau di Jakarta (2010),Edisi 8: Keanekaragaman Hayati Jakarta (2011), dan Edisi 9: Jakarta Dulu, Potret Kini (2011). Continue reading